Menu

Senin, 21 September 2026
LogoPortal Berita Sulawesi Tenggara
Ekonomi

Waka BPS Pusat: SE2026 Perluas pendataan pada sektor Pertanian dan Rumah Tangga

Senin, 15 Juni 2026
Redaksi
Wakil Kepala BPS Pusat Sonny Hary Budiutomo Harmadi bersama Wakil Gubeenur Sultra Hugua dan Pj.Sekda Muhammad Fadlansyah dan Wakil Walikota Kendari Sudirman di Kendari, Senin.
Wakil Kepala BPS Pusat Sonny Hary Budiutomo Harmadi bersama Wakil Gubeenur Sultra Hugua dan Pj.Sekda Muhammad Fadlansyah dan Wakil Walikota Kendari Sudirman di Kendari, Senin.

Kendari, (CELEBESSULTRA) - Wakil Kepala (Waka) Badan Pusat Statistik Republik Indonesia Sonny Harry Budiutomo Harmadi menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) merupakan kegiatan strategis sepuluh tahunan untuk memotret karakteristik perekonomian.

"Berbeda dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi sebelumnya, pada SE2026 ini memiliki perluasan cakupan dengan memasukkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai bagian dari pendataan nasional," kata Sonny saat memberi keterangan kepada wartawan usai memimpin Apel gabungan pencanangan pelaksanaan SE2026 di pelataran Kantor Gubernur Sultra, Senin (15/6/2026), yang dihadiri Wakil Gubernur Sultra Hugua dan Pj Sekda Sultra Muhammad Fadlansyah.

Menurut Sonny, Langkah ini dinilai penting karena sektor-sektor tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas ekonomi riil di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, untuk pertama kalinya pendataan juga menjangkau aktivitas ekonomi keluarga secara door-to-door sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih lengkap.

Periode pendataan lapangan SE2026 kali ini berlangsung selama dua setengah bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Rentang waktu tersebut ditentukan agar seluruh aktivitas ekonomi dapat terdata secara optimal dan tidak ada usaha masyarakat yang terlewat.

Oleh sebab itu, Sonny mengajak seluruh pelaku usaha, UMKM, pemerintah daerah, akademisi, media, dan masyarakat untuk menyukseskan agenda ini melalui gerakan TIR.

"Ingat TIR, yaitu Terima kedatangan petugas sensus, Isi data dengan benar, serta yakin bahwa Rahasia data yang diberikan akan terjaga," kata Sonny menjabarkan kepanjangan dari slogan tersebut.

Wakil Kepala BPS RI memaparkan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukanlah pencapaian sepihak dari lembaga BPS semata.

Sensus Ekonomi bukan milik BPS, melainkan program milik bersama seluruh elemen bangsa Indonesia untuk masa depan yang lebih baik.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sultra atas dukungannya yang diberikan dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen bersama bahwa pembangunan yang tepat sasaran harus dimulai dari data yang berkualitas.(CS/Red)

Iklan

Advertisement Space

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait untuk saat ini.