
CelebesSultra.com, Jakarta - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, menjadikan kekalahan mereka di babak 16 besar BWF World Tour Super 300 German Open 2026 sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat fondasi permainan ke depan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan pasangan Jepang Kaho Osawa/Mai Tanabe dengan skor 13-21, 17-21.
Apriyani mengakui kekecewaan atas hasil tersebut, namun menegaskan bahwa proses membangun chemistry sebagai pasangan baru menjadi fokus utama.
“Pasti ada rasa penyesalan dan kesal dengan hasil hari ini. Tapi kami harus melihat ini sebagai bagian dari proses kami berdua,” ujar Apriyani dalam keterangan resmi PP PBSI.
German Open menjadi turnamen ketiga yang mereka jalani bersama. Apriyani menilai inkonsistensi dan kurangnya ketenangan dalam mengambil keputusan menjadi titik krusial yang harus segera diperbaiki.
Lanny menambahkan bahwa hilangnya fokus saat unggul menjadi pekerjaan rumah utama menjelang turnamen berikutnya.
Keduanya menegaskan komitmen untuk menjaga fokus, konsistensi, dan ketenangan agar dapat tampil lebih baik di ajang internasional mendatang
Iklan
Advertisement Space



