
Kendari (Celebes Sultra) - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) melayani sebanyak 591 warga binaan, masyarakat sekitar, hingga petugas pemasyarakatan setempat.
Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Abdul Waris saat dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan kegiatan itu bertujuan memastikan kondisi kesehatan seluruh penghuni lapas dan jajaran petugas tetap terpantau, sekaligus memperluas manfaat layanan kesehatan kepada warga.
"Kami ingin memastikan kesehatan warga binaan dan petugas tetap terpantau, sekaligus memberikan akses pemeriksaan gratis bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkelanjutan," kata Abdul Waris.
Ia menjelaskan, total peserta yang memanfaatkan layanan itu mencapai 591 orang. Rinciannya mencakup 501 warga binaan, 46 pegawai Lapas Baubau, serta 27 orang dari kalangan masyarakat umum dan keluarga warga binaan.
"Khusus bagi 501 warga binaan, pemeriksaan yang dilakukan meliputi cek kesehatan serta skrining berkala terhadap penyakit menular, yaitu HIV, Infeksi Menular Seksual (IMS), dan Tuberkulosis (TBC). Hal ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan penularan di lingkungan hunian lapas," ujarnya.
Sementara itu, bagi pegawai dan masyarakat sekitar, layanan CKG mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, serta konsultasi medis secara langsung dengan dokter.
Abdul Waris menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan ini diselenggarakan atas kerja sama lintas sektor antara Lapas Baubau dengan Dinas Kesehatan Kota Baubau, Puskesmas Katobengke, Puskesmas Bungi, Puskesmas Bukit Wolio Indah, serta Labkesda Kota Baubau.
"Aksi sosial ini juga merupakan implementasi dari Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan poin ke-13 mengenai layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis (UPT)," jelasnya.
Selain itu, pelaksanaan CKG itu bertepatan dengan momentum partisipasi Lapas Baubau dalam memeriahkan Hari Jadi Baubau ke-485 dan HUT Kota Baubau ke-25 sebagai Daerah Otonom.
Salah seorang perwakilan keluarga warga binaan penerima layanan, Idah, mengapresiasi dan mengaku sangat terbantu dengan adanya program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
"Saya sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini karena bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya," kata Idah. (CS/ant)
Iklan
Advertisement Space
