Menu

Senin, 26 Oktober 2026
LogoPortal Berita Sulawesi Tenggara
Umum

Dikbud Sultra: 70 WBTb diusulkan ke UNESCO, 2026 ditarget 90

Selasa, 27 Oktober 2026
Redaksi
Pagelaran Seni di Pelataran Taman Budaya dan Museum Prov.Sultra pada Senin (26/10/2026) malam.
Pagelaran Seni di Pelataran Taman Budaya dan Museum Prov.Sultra pada Senin (26/10/2026) malam.

Kendari, (CelebesSultra) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara, Mukhtar, S.Pd, M.Sc mengungkapkan kekayaan budaya Sultra yang luar biasa. Saat ini ada 70 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Sultra dari lebih 3.500 WBTb yang akan diusulkan ke UNESCO.

Hal itu disampaikan Mukhtar pada acara Pagelaran Seni yang diselenggarakan UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra, Senin malam (27/10/2026) di Kendari.

Menurutnya, dua ikon besar yang menjadi kebanggaan Sultra adalah Benteng Wolio di Baubau dan tradisi Kaghati Kolope (layang-layang tradisional) di Kabupaten Muna yang sudah mendunia.

"Di tahun 2026 ini, kami akan usulkan lagi 20 WBTb baru, sehingga tahun 2027 bisa mencapai 90-an WBTb Sultra yang tercatat," ujar Mukhtar.

Mukhtar yang di dampingi Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Laudin, S.Sos, M.Hum menambahkan, dengan berdirinya Kementerian Kebudayaan sebagai Kementerian yang berdiri sendiri, diharapkan komunitas seni dan budaya di Sultra bisa lebih aktif memberi dukungan.

"Kami berharap komunitas seni dan budaya bisa berkolaborasi dan mengusulkan karya-karyanya melalui Dinas dan UPTD Taman Budaya. Ke depan, Sultra harus menjadi miniatur budaya Indonesia, karena hampir semua suku di Indonesia ada di Sultra," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sultra yang diwakili Asisten III Setda Sultra, Dr. Ronny Yakub Laute, M.Si mengatakan pengembangan budaya harus menjadi prioritas utama.

"Budaya dan seni adalah anugerah yang harus dipahami dan dijaga. Pemprov Sultra memastikan para seniman dan pemuda mendapat ruang untuk berkarya," kata Ronny membacakan sambutan Gubernur.

Ia menyampaikan pesan Gubernur agar generasi muda terus berinovasi.

"Pesan Gubernur, teruslah berinovasi. Generasi muda dan pelajar jadilah seniman untuk membangun. Para pendidik harus memperkuat pendidikan di bidang seni. Mari kita beri dukungan atas karya-karya lokal yang sehat dan berkelanjutan," tutupnya.

Acara pagelaran seni, juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Prov.Sultra Hj.Hasmawati, SE (Politisi Gerindra), sejumlah pejabat eselon II Setda Sultra, pemerhati budaya dan seni, serta sejumlah sanggar budaya yang telah bekerjasama UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra.(CS-Ril).

Iklan

Advertisement Space

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait untuk saat ini.