PB KEBUGIS Pusat berpesan perkuat persaudaraan dan sinergi pembangunan di daerah

Kendari, (Celebes Sultra) -
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Kebugis Pusat, H. Mashur Mohammad Alias, SH, M.Si berharap pengurus Kebugis Sidenreng Rappang (Sidrap) di Sulawesi Tenggara agar menjaga persatuan, perkuat persaudaraan serta mempererat silaturahmi.
"Prinsip kita sebagai warga perantau tentu selalu memegang falsafah di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung," kata H.Mashur saat mengukuhkan PW Kebugis Sultra periode 2025-2030 di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (17/10/2026).
Ia juga mengajak warga Sidrap di perantauan, khususnya para pengusaha, agar tidak melupakan kampung halaman dengan turut menanamkan investasi di daerah asal. Kontribusi tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidrap.
“Jangan seluruh investasi hanya terpusat di tempat kita merantau, tetapi mari kita ikut membangun daerah asal,” pesannya.
Pengukuhan Pengurus Kebugis Sidrap Sulawesi Tenggara juga dirangkaian dengan pengukuhan bersama pengurus daerah (PD) Kebugis Kota Kendari, Bombana, dan Konawe.
Ia mengagakan, pengukuhan pengurus menjadi momentum mempererat persaudaraan warga Sidrap di perantauan sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah,di Sultra maupun Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Suasana pelantikan pengurus Kebugis yang juga dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Kebugis, Kolonel Adm. Amiruddin Laupe dan Sekda Kabupaten Sidrap Dr.Andi Rahmat Saleh mewakili Bupati Sidrap.
Untuk diketahui, Pengurus Wilayah Kebugis periode 2025–2030 dengan Ketua H. Amir Ali, SE, MM, Hj. Syahwiah Rahim, SPd, MPd sebagai Sekretaris, dan Hj. Nasriani Purnomo, SE sebagai bendahara.
Sementara itu, kepengurusan periode 2026–2031 untuk daerah kabupaten kota masing-masing dipimpin Darwin,SE sebagai Ketua Kebugis Bombana, didampingi H. Irwan Genda, SP, MM sebagai sekretaris dan Hj. Asniati sebagai bendahara.
Kebugis Kota Kendari dipimpin Andi Aulia, SH, M.Kn dengan Caesar Mujahid sebagai Sekretaris dan Andi Nurul Aulia sebagai bendahara. Adapun Kebugis Konawe dipimpin H. M. Nusbah, SH,MH didampingi Muh. Syarif Nur sebagai sekretaris dan Hj. Rukiah, S.Pt sebagai bendahara. Struktur kepengurusan juga dilengkapi 10 bidang untuk mendukung pelaksanaan program organisasi.
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPW KKSS Sultra, Prof. Andi Khaeruni, menekankan pentingnya menjaga kekompakan internal, membangun kemitraan dengan pemerintah, serta memperkuat pemberdayaan generasi muda dan ekonomi keluarga.
Menurutnya, warga Sidrap dikenal sebagai perantau yang tangguh, pekerja keras, dan menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur. Karena itu, organisasi Kebugis diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Organisasi harus hadir, bergerak, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh anggotanya,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus merangkul warga Sidrap tanpa membedakan latar belakang, memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat dari berbagai suku, serta membangun sinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota di Sultra.
Ia juga mengajak warga Sidrap di perantauan, khususnya para pengusaha, agar tidak melupakan kampung halaman dengan turut menanamkan investasi di daerah asal. Kontribusi tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidrap.
“Jangan seluruh investasi hanya terpusat di tempat kita merantau, tetapi mari kita ikut membangun daerah asal,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, yang mewakili Bupati Sidrap, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah untuk menjaga identitas, budaya, dan nilai-nilai luhur masyarakat Bugis.
Ia berharap Kebugis menjadi rumah besar bagi warga Sidrap di perantauan, tempat untuk saling membantu, bertukar gagasan, dan membangun jaringan persaudaraan. Organisasi tersebut juga diharapkan menjadi jembatan kerja sama antara pemerintah daerah di Sultra dan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam sektor sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, dan kesehatan.
Menurutnya, warga Sidrap harus mampu memberikan kontribusi positif di daerah tempat mereka tinggal sekaligus tetap berperan dalam memajukan kampung halaman.
"Pegang teguh prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jaga nama baik daerah asal, hormati adat dan budaya masyarakat setempat, taati hukum, serta hadir sebagai warga yang damai, produktif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Mewakili Gubernur Sultra, Asisten-III Setda Sultra, Dr.H. Ronny Yakub Laute, M.Si juga berharap kepengurusan Kebugis yang baru dapat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan Sultra membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Kebugis diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, menjembatani aspirasi warga, serta mendorong pengembangan potensi masyarakat.
Rony juga mengingatkan pentingnya menerapkan nilai-nilai kearifan lokal Bugis, yakni sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge. Nilai-nilai tersebut mengajarkan masyarakat untuk saling memanusiakan, menghormati, dan mengingatkan dalam kebaikan.
Melalui kepengurusan yang baru, Kebugis Sultra diharapkan semakin solid dalam merawat persaudaraan, memperkuat hubungan dengan masyarakat lintas suku, serta membangun kolaborasi yang produktif antara daerah perantauan dan kampung halaman.
Sebelumnha Ketua Panitia pengukuhan Kebugis Sultra Ir. Lagama, M.Si mengatakan kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kerja keras dan kebersamaan seluruh pengurus Kebugis baik di provinsi maupun kabupaten kota di Sultra.
Marijadikan momentum pengukuhan ini sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi antarsesama warga Bugis di elemen masyarakat di Sultra.(cs-Ril)
Iklan
Advertisement Space
