Menu

Selasa, 27 Oktober 2026
LogoPortal Berita Sulawesi Tenggara
Baubau

ASDP Baubau Kumpulkan 472 Kilogram Sampah dalam Aksi Ocean Clean Up Day di Pantai Nirwana

Senin, 08 Juni 2026
Ran
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi bersih-bersih pantai dan laut bertajuk Ocean Clean Up Day 2026 di Pantai Nirwana, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi bersih-bersih pantai dan laut bertajuk Ocean Clean Up Day 2026 di Pantai Nirwana, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau.

Baubau (Celebes Sultra) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi bersih-bersih pantai dan laut bertajuk Ocean Clean Up Day 2026 di Pantai Nirwana, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Zullivan Ramadhana Miraza, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program nasional perusahaan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah operasional ASDP setiap tahun.

“Hari ini kami melaksanakan Ocean Clean Up Day yang merupakan program nasional ASDP dan rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan laut,” kata Zullivan di sela kegiatan, Minggu.

Menurut dia, pelaksanaan kegiatan tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena dipusatkan di kawasan publik yang ramai dikunjungi masyarakat, yakni Pantai Nirwana.

Pemilihan lokasi tersebut, lanjut dia, didasarkan pada pertimbangan bahwa Pantai Nirwana merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Kota Baubau yang membutuhkan perhatian bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya.

“Sebelumnya kegiatan lebih banyak dilakukan di area pelabuhan. Tahun ini kami memilih Pantai Nirwana karena merupakan kawasan publik yang memiliki jumlah pengunjung cukup tinggi,” ujarnya.

Ia menuturkan, persoalan sampah plastik yang mencemari laut saat ini menjadi salah satu isu lingkungan global karena dapat mengancam keberlangsungan ekosistem laut serta berdampak terhadap kehidupan biota perairan.

Karena itu, melalui kegiatan Ocean Clean Up Day, ASDP berupaya mengambil peran aktif dalam mengurangi pencemaran sampah di wilayah pesisir dan laut sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Salah satu permasalahan yang menjadi perhatian dunia saat ini adalah keberadaan sampah plastik di laut yang mengancam ekosistem. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam upaya penanganannya,” kata Zullivan.

Ia menegaskan bahwa penanganan sampah plastik tidak dapat dilakukan oleh pemerintah maupun instansi tertentu saja, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurut dia, kesadaran kolektif menjadi kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan sehingga upaya pelestarian alam dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan memotivasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jika dilakukan secara bersama, upaya menjaga kebersihan akan menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya membersihkan sampah di sepanjang garis pantai, tetapi juga mengangkat sampah yang mengapung di perairan sekitar serta melakukan penyelaman untuk membersihkan sampah yang berada di dasar laut.

Berdasarkan hasil pengumpulan, total sampah yang berhasil diangkat mencapai 472 kilogram yang terdiri atas 282 kilogram sampah plastik dan 190 kilogram sampah organik.

Melalui kegiatan Ocean Clean Up Day 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau berharap dapat terus mendorong terciptanya lingkungan laut yang bersih, sehat, dan berkelanjutan serta mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian laut sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Iklan

Advertisement Space

pantai nirwana
baubau