
Washington (Celebes Sultra) - Presiden AS Donald Trump mengeluhkan negara-negara yang selama ini "dilindungi" AS tetapi enggan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz.
"Banyak negara telah memberi tahu saya bahwa mereka sedang menuju lokasi, beberapa sangat antusias, beberapa tidak. Beberapa adalah negara yang telah kami bantu selama bertahun-tahun," kata Trump pada Senin (16/3).
"Kami ingin tahu, 'Apakah Anda memiliki kapal penyapu ranjau?' Mereka menjawab, 'Kami lebih suka tidak terlibat.' Selama 40 tahun, kami melindungi Anda, dan Anda tidak ingin terlibat dalam hal yang sangat kecil," ujarnya.
Pada Sabtu, Trump meminta China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lain untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz.
Prancis dan beberapa negara lain tengah menyiapkan misi bersama untuk memastikan jalur aman bagi kapal tanker di tengah konflik Timur Tengah, menurut laporan Financial Times pada Minggu.
Trump juga mengaku tidak yakin sekutu NATO akan membela AS, berbeda dengan komitmen AS terhadap aliansi pertahanan tersebut.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan menelan korban jiwa warga sipil.
Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Eskalasi itu menyebabkan terhentinya lalu lintas di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global, yang berdampak pada ekspor dan produksi minyak di kawasan. (cs/ant)
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Iklan
Advertisement Space
Berita Terkait

Trump Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan Negara Lain Buka Selat Hormuz
17 Maret 2026 pukul 12:13

Trump Tunda Kunjungan ke Beijing, Fokus pada Perang dengan Iran
17 Maret 2026 pukul 12:11

Trump Sebut Bisa "Mengambil Alih" Kuba, Tegang dengan Insiden Kapal AS
17 Maret 2026 pukul 12:11

Trump Klaim AS Menang Perang dengan Iran
12 Maret 2026 pukul 20:52

Kemenkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terjaga di Tengah Gangguan Rantai Pasok Global
12 Maret 2026 pukul 20:52
