
(CelebesSultra) - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan dukungan penuh Kementerian ATR/BPN dalam penguatan tata kelola ekosistem kebandarudaraan nasional melalui aspek pertanahan dan tata ruang.
Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Gedung Kemenko IPK, Jakarta, Selasa.
“Dukungan ATR/BPN dalam mewujudkan tata kelola bandara yang lebih baik dilakukan melalui sinkronisasi Rencana Tata Ruang dengan tatanan kebandarudaraan nasional, percepatan penerbitan Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk mendukung investasi dan pembangunan, pengadaan tanah untuk kepentingan umum, serta penguatan pengendalian tata ruang agar perkembangan kawasan tetap sesuai rencana yang telah ditetapkan,” ujar Wamen Ossy.
Ia menambahkan, tata kelola kebandarudaraan juga perlu diperkuat dengan integrasi data spasial lintas sektor melalui konsep one spatial planning policy atau satu acuan tata ruang. “Integrasi data spasial, data pertanahan, data tata ruang, informasi geospasial, hingga data perizinan daerah akan membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, akurat, dan terintegrasi,” jelasnya.
Rakor tersebut turut dihadiri perwakilan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkait. Di hadapan peserta, Wamen Ossy menekankan pentingnya penataan sekaligus pengendalian pemanfaatan ruang sejak tahap perencanaan, perizinan, hingga pengawasan berkelanjutan.
Sementara itu, Menko AHY menegaskan tujuan utama pertemuan adalah memperkuat tata kelola ekosistem kebandarudaraan melalui penguatan regulasi serta kolaborasi lintas sektor. “Mari kita kawal bersama pengelolaan ekosistem kebandarudaraan secara profesional, modern, dan inklusif guna menghadirkan berbagai manfaat, terutama bagi sektor ekonomi, pariwisata, industri kreatif, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata AHY.
Dalam rakor tersebut, Wamen Ossy hadir bersama jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN, antara lain Direktur Perencanaan Tata Ruang, Nuki Harniati; Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal, Suwito; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin.
Iklan
Advertisement Space
Berita Terkait

Wamen ATR: RTR dan RDTR jadi kompas pembangunan di Bali
27 Juli 2026 pukul 10:50

Wamen ATR: RUU administrasi pertanahan wujudkan sistem yang lebih baik
07 Juli 2026 pukul 14:37

ATR/BPN targetkan 87 persen LBS jadi LP2B untuk kedaulatan pangan
05 Juli 2026 pukul 19:24

Wamen ATR/BPN Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai Senilai Rp22,25 Triliun ke Pemprov DKI Jakarta
30 Juni 2026 pukul 12:01

Wamen ATR/BPN: Memuliakan sungai berarti memuliakan negara
25 Juni 2026 pukul 12:02
