
Baubau (Celebes Sultra) - Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Baubau mengajak masyarakat yang memiliki bidang tanah belum bersertifikat untuk segera mendaftarkan lahannya melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2026.
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantah Baubau, La Ode Sarfin, mengatakan kuota PTSL tahun ini masih tersedia dan proses pengukuran terus berjalan.
“Saat ini sudah 330 bidang telah diukur, sementara berkas yang terkumpul sebanyak 252. Artinya, kuota masih tersedia dan masyarakat masih bisa mendaftar,” ujarnya di Baubau, Kamis (23/7).
Sarfin menjelaskan, target awal PTSL Baubau tahun ini sebanyak 1.000 bidang telah rampung diukur dan sedang dalam proses penerbitan sertifikat. Kantah Baubau kemudian mendapat tambahan target 500 bidang dari Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Tenggara.
“Tambahan target 500 bidang ini masih dalam proses pengukuran. Kami menargetkan seluruh pengukuran selesai pada Juli 2026, sementara penerbitan sertifikat ditargetkan rampung September 2026,” katanya.
Ia mengimbau warga yang memiliki tanah belum bersertifikat agar segera melapor ke kantor lurah sesuai lokasi tanah dengan membawa bukti kepemilikan atau alas hak sebagai syarat pendaftaran. Program PTSL, lanjutnya, tidak membatasi luas tanah yang dapat didaftarkan, selama belum memiliki sertifikat dan dokumen kepemilikan lengkap.
Sarfin juga menegaskan, pemilik tanah yang sedang berada di luar daerah tetap dapat mengikuti program ini dengan memberikan surat kuasa melalui PPAT atau notaris.
“Kami berharap masyarakat segera memanfaatkan kesempatan ini. Semakin cepat mendaftar, semakin cepat pula proses pengukuran dan penerbitan sertifikat dapat dilakukan,” ujarnya menekankan.
Iklan
Advertisement Space
Berita Terkait

Kantah Baubau Catat 4.562 Layanan Rutin pada Semester I 2026
11 Agustus 2026 pukul 19:35

Kantah Baubau Genjot Penyelesaian PTSL 2026
28 Maret 2026 pukul 04:38

Bandara Betoambari: Pesawat SAJ Beroperasi Kembali di Baubau pada September 2026
31 Agustus 2026 pukul 06:30

Kantah Baubau Terbitkan 15 Sertipikat Pengganti karena Hilang pada Semester I 2026
12 Agustus 2026 pukul 15:37

Kuota Diskon Masa Libur Sekolah Habis, Harga Tiket Pelni Kembali Normal
24 Juli 2026 pukul 06:56
